RUMAH SAINS ILMA

Jalan TPU Parakan No. 148
Pamulang - Tangerang Selatan
Banten
Telp. 021-32042545


- akan tiba saatnya berpikir ilmiah menjadi budaya bangsa ini

Petuah Minggu Ini :

"Obat penawar terbaik dari segala jenis kegagalan adalah : coba lagi"

- tak ingat, siapa yang pertama kali menyampaikan petuah ini

Minggu, 02 November 2008

Triboluminescence

Pamulang, 9 Januari 2008

Hilmi, Kelas 3 SD, adalah keponakanku yang paling antusias bereksperimen sains denganku. Sayangnya tak sering kami bisa ketemu, karena mobilitasku yang begitu tinggi beberapa tahun ini, ditambah lagi ia tinggal di Cimahi. Tadi malam, ia ke Jakarta bersama keluarga untuk mengantar ayahnya yang akan berangkat ke Houston Amerika Serikat. Beberapa bulan lagi ia beserta saudara dan ibunya akan menyusul.

Ia menginap di rumah malam itu. Sebelum subuh sudah bangun untuk berkemas berangkat pulang ke Cimahi. Di kesempatan yang sempit itu aku masih sempat mengajaknya bereksperimen sains. Aku ambil sepotong gula batu yang memang biasa tersedia di dapur, kumasukkan ke kantong plastik. Kemudian aku mengambil tang dan mengajak Hilmi beserta Hanif, kakaknya, ke kamar dan mematikan lampu. Keadaan dibuat gelap pekat. Aku meminta mereka memperhatikan dengan baik saat aku menekan gula batu menggunakan tang dengan keras. Seberkas cahaya biru tampak indah di kegelapan. Mereka berseru girang. Kok bisa? tanya mereka.

Gejala cahaya yang berpendar itulah yang disebut dengan istilah yang susah disebut : Triboluminescence. Pertama kali aku mengenal istilah ini saat membaca buku "Surely You Are Joking, Mr Feynman" edisi terjemahan yang diterbitkan Mizan dengan judul : Cerdas Jenaka cara Nobelis Fisika. Tidak cuma pada gula batu hal ini terjadi, melainkan juga pada kristal lain seperti intan.

Tak ada yang tahu pasti mengapa dan bagaimana gejala ini terjadi, walaupun ada beberapa teori yang mencoba menjelaskannya.

Tidak ada komentar: