Ini adalah 3 buku terbaru dari saya dan tim pengembangan rumah sains ilma, yang merupakan bagian dari total 12 buku kegiatan sains untuk SD. 9 buku lagi akan diterbitkan secara bertahap
Adventurer 1 adalah buku kegiatan sains untuk siswa kelas 1-2 SD semester 1
Discoverer 1 adalah buku kegiatan sains untuk siswa kelas 3-4 SD semester 1
Forerunner 1 adalah buku kegiatan sains untuk siswa kelas 5-6 SD semester 1
Setiap buku terdiri dari 18 kegiatan, dengan rincian :
13 kegiatan berupa eksperimen sains
1 kegiatan berupa pembuatan peraga/mainan sains
1 kegiatan berupa pemecahan masalah
1 kegiatan berupa proyek sains dan
2 kegiatan bonus untuk eksperimen di rumah
Buku-buku ini kami harapkan dapat menjadi buku kegiatan bagi program ekskul sains , sehingga sekolah dapat melaksanakan kegiatan ekskul sains dengan menggunakan sumber daya internal. Dengan cara ini diharapkan ekskul sains dapat menjadi lebih murah lagi, sehingga terjangkau oleh lebih banyak anak.
Selain buku, terdapat pula program dukungan seperti pelatihan untuk guru, dan penyediaan kit eksperimen. Untuk informasi yang lebih mendalam, mohon hubungi nomor ilma : 32042545 atau 74631039
Bagi yang memerlukan sampel halaman untuk mempelajari isi buku-buku ini secara lebih mendalam, mohon agar mengirimkan email ke saya : bang_muzi@yahoo.com.au atau muzi@cakrawala-ilma.com, atau kakmuzi@gmail.com.
Bagi yang tertarik untuk memasarkan buku-buku tersebut sila hubungi salah satu email tadi. Untuk informasi harga sebelum diskon, Rp 20,000/buku.
Semoga kita semakin dekat kepada Indonesia yang memiliki budaya berpikir ilmiah, kreatif dan inovatif.
RUMAH SAINS ILMA
Jalan TPU Parakan No. 148
Pamulang - Tangerang Selatan
Banten
Telp. 021-32042545
- akan tiba saatnya berpikir ilmiah menjadi budaya bangsa ini
Pamulang - Tangerang Selatan
Banten
Telp. 021-32042545
- akan tiba saatnya berpikir ilmiah menjadi budaya bangsa ini
Petuah Minggu Ini :
"Obat penawar terbaik dari segala jenis kegagalan adalah : coba lagi"
- tak ingat, siapa yang pertama kali menyampaikan petuah ini
- tak ingat, siapa yang pertama kali menyampaikan petuah ini
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 Juni 2009
Minggu, 22 Maret 2009
Membakar Gula
1. Letakkan gula bata di atas tatakan logam
2. Cobalah untuk membakarnya. Tak berhasil. Gula hanya meleleh
3. Bakarlah kertas sehingga didapatkan abu yang halus
4. Gosokkan abu di permukaan gula bata, terutama di bagian sudutnya
5. Cobalah untuk membakarnya kembali
APA YANG TERJADI?
Gula bata sekarang berhasil terbakar
MENGAPA?
Gula tidak terbakar jika didekatkan ke api, hanya akan meleleh. Jika kita menggosokkan api ke permukaan gula, barulah gula bisa terbakar oleh api dan menghasilkan nyala berwarna biru. Abu bekerja sebagai katalisator atau pemicu, dan tidak ikut terbakar. Di dalam kimia katalisator adalah bahan yang membantu bahan lain untuk bereaksi, semantara ia sendiri tidak ikut bereaksi. Contoh lain katalisator dalam kehidupan sehari-hari adalah enzim yang mengubah singkong rebus menjadi tape.
Percobaan ini bersama 54 percobaan lainnya dapat dijumpai pada buku terbaru saya yang berjudul "Eksperimen keren dengan bahan di supermarket" yang baru saja diluncurkan beberapa hari lalu. Di dalamnya terdapat juga eksperimen SEMBURAN NAGA yang ditampilkan oleh Profesor Lebay pada tayangan Cerita Anak, TransTV Minggu, 15 Maret 2009 kemarin.
salam, muzi
terima kasih buat sokongan teman-teman saya. buku saya terdahulu hampir habis terjual (tinggal beberapa eksemplar saja), dan sekarang sedang persiapan cetak ulang. mudah2an Indonesia semakin "sains"
2. Cobalah untuk membakarnya. Tak berhasil. Gula hanya meleleh
3. Bakarlah kertas sehingga didapatkan abu yang halus
4. Gosokkan abu di permukaan gula bata, terutama di bagian sudutnya
5. Cobalah untuk membakarnya kembali
APA YANG TERJADI?
Gula bata sekarang berhasil terbakar
MENGAPA?
Gula tidak terbakar jika didekatkan ke api, hanya akan meleleh. Jika kita menggosokkan api ke permukaan gula, barulah gula bisa terbakar oleh api dan menghasilkan nyala berwarna biru. Abu bekerja sebagai katalisator atau pemicu, dan tidak ikut terbakar. Di dalam kimia katalisator adalah bahan yang membantu bahan lain untuk bereaksi, semantara ia sendiri tidak ikut bereaksi. Contoh lain katalisator dalam kehidupan sehari-hari adalah enzim yang mengubah singkong rebus menjadi tape.
Percobaan ini bersama 54 percobaan lainnya dapat dijumpai pada buku terbaru saya yang berjudul "Eksperimen keren dengan bahan di supermarket" yang baru saja diluncurkan beberapa hari lalu. Di dalamnya terdapat juga eksperimen SEMBURAN NAGA yang ditampilkan oleh Profesor Lebay pada tayangan Cerita Anak, TransTV Minggu, 15 Maret 2009 kemarin.
salam, muzi
terima kasih buat sokongan teman-teman saya. buku saya terdahulu hampir habis terjual (tinggal beberapa eksemplar saja), dan sekarang sedang persiapan cetak ulang. mudah2an Indonesia semakin "sains"
Jumat, 27 Februari 2009
Menyesal Juga Saya
Menyesal juga saya tak cukup meluangkan waktu untuk membaca buku-buku sains yang beredar di Indonesia, khususnya yang terjemahan. Ternyata setelah saya baca-baca beberapa buku itu, saya menjumpai sejumlah kesalahan yang mengganggu, mendasar dan boleh jadi membingungkan. Boleh jadi kesalahan itu merupakan kesalahan terjemahan, boleh jadi juga memang sudah dari aslinya salah.
Satu kesalahan yang baru saja saya temukan sore ini terdapat pada buku 3 Menit Belajar Pengetahuan Umum Seri Iklim, Uji Coba, Fakta Unik terbitan BIP tahun 2006 (terjemahan dari Korea). Pada halaman 87 dicantumkan eksperimen sains menulis pesan rahasia. Saya kutipkan :
"Tulislah sesuatu dengan cuka atau air lemon di kertas, lalu keringkan. Jika kertas tersebut dipanaskan dengan lampu alkohol, tulisannya perlahan-lahan akan kelihatan. Fenomena ini terjadi karena asam sitrat di dalam cuka dan lemon...."
Ini sangatlah mendasar. Asam pada cuka bukanlah asam sitrat, melainkan asam asetat (acetic acid).
Lalu yang amat sering terjadi (tapi tidaklah separah kesalahan yang saya paparkan terdahulu) adalah hasil terjemahan yang membingungkan. Tak mudah dipahami.
Saya kutipkan dari buku yang sama, halaman 61 (tentang eksperimen mengangkat es dengan benang)
"...Semakin banyak garam yang ditaburkan di atasnya, proses ini menjadi makin cepat. Tetapi bila garam yang ditaburkan hanya sedikit, es akan mencair, namun kekentalan garam menjadi tipis sehingga titik beku kembali naik dan menjadi es kembali. Saat itu, benang juga ikut membeku"
Bisakah ini dimengerti? Bagi saya, tidak.
Ini sedikit contoh saja. Pada buku yang sama, saya masih menemukan beberapa kerancuan dan juga kesalahan ilmiah. Mudah-mudahan para penerbit lebih berhati-hati lagi di dalam menerbitkan buku-buku sains terjemahan ini
Satu kesalahan yang baru saja saya temukan sore ini terdapat pada buku 3 Menit Belajar Pengetahuan Umum Seri Iklim, Uji Coba, Fakta Unik terbitan BIP tahun 2006 (terjemahan dari Korea). Pada halaman 87 dicantumkan eksperimen sains menulis pesan rahasia. Saya kutipkan :
"Tulislah sesuatu dengan cuka atau air lemon di kertas, lalu keringkan. Jika kertas tersebut dipanaskan dengan lampu alkohol, tulisannya perlahan-lahan akan kelihatan. Fenomena ini terjadi karena asam sitrat di dalam cuka dan lemon...."
Ini sangatlah mendasar. Asam pada cuka bukanlah asam sitrat, melainkan asam asetat (acetic acid).
Lalu yang amat sering terjadi (tapi tidaklah separah kesalahan yang saya paparkan terdahulu) adalah hasil terjemahan yang membingungkan. Tak mudah dipahami.
Saya kutipkan dari buku yang sama, halaman 61 (tentang eksperimen mengangkat es dengan benang)
"...Semakin banyak garam yang ditaburkan di atasnya, proses ini menjadi makin cepat. Tetapi bila garam yang ditaburkan hanya sedikit, es akan mencair, namun kekentalan garam menjadi tipis sehingga titik beku kembali naik dan menjadi es kembali. Saat itu, benang juga ikut membeku"
Bisakah ini dimengerti? Bagi saya, tidak.
Ini sedikit contoh saja. Pada buku yang sama, saya masih menemukan beberapa kerancuan dan juga kesalahan ilmiah. Mudah-mudahan para penerbit lebih berhati-hati lagi di dalam menerbitkan buku-buku sains terjemahan ini
Senin, 19 Januari 2009
Penundaan Yang (mudah-mudahan) Menggairahkan
Saya akan mulai dengan permintaan maaf kepada semua teman, kolega, kenalan baru yang sudah memesan buku "Eksperimen Keren dengan Bahan di Supermarket". Penerbitan buku ini tertunda beberapa waktu. Awalnya dikarenakan harga kertas yang tak menentu, akibat krisis global tempo hari. Tetapi kemudian, ada sebab penundaan baru, yaitu keterpesonaan saya pada beberapa temuan baru.
Sembari mempersiapkan buku ini, saya tetap secara berkala mengunjungi supermarket untuk mengeksplorasi ide-ide baru. Selain itu juga tetap melakukan eksperimen-eksperimen di laboratorium kecil saya di rumah, dan tentu saja berselancar di internet.
Hasilnya saya mendapatkan cukup banyak hasil percobaan baru yang membuat saya tergoda untuk sedikit banyak merombak buku. Eksperimen (yang bagi saya) baru itu, rasanya sayang untuk tidak disertakan di buku ini. Di antaranya eksperimen membuat semburan api yang relatif aman dengan hanya menggunakan bahan-bahan yang super mudah. Lalu saya menemukan permen yang diberi zat pewarna makanan yang cukup jarang digunakan. Zat ini bisa berubah-ubah warnanya. Masih ada beberapa lagi yang mencengangkan.
Mudah-mudahan penundaan ini akan menghasilkan karya yang lebih baik. Untuk Anda semua yang telah mengambil peran aktif di dalam membudayakan sains di negeri ini.
Semua yang telah mengonfirmasikan pesanan sudah tercatat untuk mendapatkan diskon 50 % dan hadiah berupa rattle magnet seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya.
Sembari mempersiapkan buku ini, saya tetap secara berkala mengunjungi supermarket untuk mengeksplorasi ide-ide baru. Selain itu juga tetap melakukan eksperimen-eksperimen di laboratorium kecil saya di rumah, dan tentu saja berselancar di internet.
Hasilnya saya mendapatkan cukup banyak hasil percobaan baru yang membuat saya tergoda untuk sedikit banyak merombak buku. Eksperimen (yang bagi saya) baru itu, rasanya sayang untuk tidak disertakan di buku ini. Di antaranya eksperimen membuat semburan api yang relatif aman dengan hanya menggunakan bahan-bahan yang super mudah. Lalu saya menemukan permen yang diberi zat pewarna makanan yang cukup jarang digunakan. Zat ini bisa berubah-ubah warnanya. Masih ada beberapa lagi yang mencengangkan.
Mudah-mudahan penundaan ini akan menghasilkan karya yang lebih baik. Untuk Anda semua yang telah mengambil peran aktif di dalam membudayakan sains di negeri ini.
Semua yang telah mengonfirmasikan pesanan sudah tercatat untuk mendapatkan diskon 50 % dan hadiah berupa rattle magnet seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya.
Minggu, 16 November 2008
Susu Kimia
Kalau sedang berbelanja ke supermarket, sempatkanlah ke bagian perawatan rumah dan dapatkan produk dengan merk SERAPAIR. Fungsinya untuk menyerap uap air yang bergentayangan di udara. Sesudah itu belilah soda kue di bagian bahan kue dan roti.
Di rumah, siapkan 2 gelas plastik bekas. Isi masing-masing dengan air sampai setengahnya. Tambahkan 1 sendok teh SERAPAIR ke gelas pertama dan aduk hingga larut. Tambahkan 1 sendok teh soda kue ke gelas kedua, aduk hingga larut. Kedua larutan ini merupakan larutan yang transparan (tembus cahaya). Campurkan keduanya. Hasilnya, cairan keruh mirip susu.
SERAPAIR terbuat dari bahan kimia Kalsium Klorida. Dengan Soda Kue (Natrium hidrogen karbonat atau Natrium bikarbonat) kalsium klorida bereaksi menghasilkan Kalsium karbonat (zat kapur) yang berwarna putih dan tidak larut air. Kalsium klorida dan Soda kue adalah bahan kimia yang aman.
Eksperimen ini, beserta puluhan eksperimen keren lainnya dapat dijumpai pada buku saya yang akan terbit pada pertengahan Januari 2009, dengan judul EKSPERIMEN KEREN DI SUPERMARKET. Isinya adalah eksperimen sains dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat diperoleh di supermarket.
Teman-teman yang berminat silahkan pesan dari sekarang, dengan mengirim email ke salah satu alamat berikut :
bang_muzi@yahoo.com.au
kakmuzi@gmail.com
eva.nurnisya@gmail.com
Diskon 50 % untuk 500 pembeli pertama, ditambah lagi hadiah berupa rattle magnet selama persediaan masih ada. Jangan sampai terlambat seperti yang dialami banyak teman yang tidak mendapatkan diskon khusus untuk buku seri 50 percobaan sains dengan bahan sehari-hari.
Di rumah, siapkan 2 gelas plastik bekas. Isi masing-masing dengan air sampai setengahnya. Tambahkan 1 sendok teh SERAPAIR ke gelas pertama dan aduk hingga larut. Tambahkan 1 sendok teh soda kue ke gelas kedua, aduk hingga larut. Kedua larutan ini merupakan larutan yang transparan (tembus cahaya). Campurkan keduanya. Hasilnya, cairan keruh mirip susu.
SERAPAIR terbuat dari bahan kimia Kalsium Klorida. Dengan Soda Kue (Natrium hidrogen karbonat atau Natrium bikarbonat) kalsium klorida bereaksi menghasilkan Kalsium karbonat (zat kapur) yang berwarna putih dan tidak larut air. Kalsium klorida dan Soda kue adalah bahan kimia yang aman.
Eksperimen ini, beserta puluhan eksperimen keren lainnya dapat dijumpai pada buku saya yang akan terbit pada pertengahan Januari 2009, dengan judul EKSPERIMEN KEREN DI SUPERMARKET. Isinya adalah eksperimen sains dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat diperoleh di supermarket.
Teman-teman yang berminat silahkan pesan dari sekarang, dengan mengirim email ke salah satu alamat berikut :
bang_muzi@yahoo.com.au
kakmuzi@gmail.com
eva.nurnisya@gmail.com
Diskon 50 % untuk 500 pembeli pertama, ditambah lagi hadiah berupa rattle magnet selama persediaan masih ada. Jangan sampai terlambat seperti yang dialami banyak teman yang tidak mendapatkan diskon khusus untuk buku seri 50 percobaan sains dengan bahan sehari-hari.
Senin, 03 November 2008
Komentar Terhadap Buku Seri 50 Percobaan Sains Dengan Bahan Sehari-hari
Menerbitkan buku sendiri sudah pasti beresiko lebih besar ketimbang diterbitkan oleh penerbit. Tapi inilah yang saya pilih untuk buku saya yang terakhir.
Alhamdulillaah, buku-buku ini begitu cepat terjual. Juga mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan. Berikut ini saya kutipkan beberapa komentar.
"Buku yang simple dan menarik bagi anak saya yang kelas IV SD untuk mencoba"
(Ibu Melly, Bogor)
"Bukunya membuka wawasan saya. Sederhana bahasanya dan disertai contoh. Bukan sulap bukan sihir. Ada alasannya."
(Ibu Nunuk, Tangerang)
"Isinya sangat bagus utk ''mengajak'' anak2 dan siapa saja yang membaca buku itu untuk tahu lebih banyak tentang 'science' dan bisa menjadi pendorong rasa keingintahuan akan hal2 lain tentang pengetahuan alam"
(Bp. M. Taqwan, Jakarta)
" ...dirumah saya disibukkan oleh dua saintist baru. Lumayan repot tapi asyik sekali, anakku yang kedua yang tadinya punya cita cita, jadi juru roti, kelihatannya ikut tertarik dengan sains. He he he bahagiannya lihat mereka begitu bahagia."
(Ibu Melly Kiong, Jakarta)
"Bukunya memang bagus koq. ...Anakku sudah mencarter beberapa percobaan untuk hari Minggu (mamanya cuma bisa nemani hari minggu soalnya), dan ternyata anakku yang SMP juga tertarik. Mudah-mudahan bang Muzi menulis lagi buku lainnya yang menarik dan bermanfaat buat anak-anak"
(Ibu Ikke Soehartina, Jakarta)
"Isinya cukup bagus. Ada terbitan apa lagi?"
(Bp. Setyo Wibowo, Jakarta)
"Alhamdulillah bukunya sudah sampai. trimakasih dan saya sudah baca, isinya tidak meleset dari kesan sebagian besar teman yang sudah menerima."
(Bp. Amirullah, Sorowako)
"Bukunya bagus, anak ane seneng sekali"
(Bp. Bambang Kuswijayanto, BSD)
"Bukunya bagus & mudah dicoba"
(Ibu Sri Handayani, Jakarta)
"Bukunya sangat inspiratif.. .
kita semua langsung mencoba satu persatu.
sementara sang bunda hanya sanggup memberi instruksi dari tempat tidur.
Jadilah kamar bunda berbau cuka, garam, berserakan lilin dan lain-lain...
wah.....seru. ..." (Ibu Ammy, Cimahi)
"Saya menyukai bukunya. Terutama karena ini bukan buku terjemahan sehingga bahasanya mudah dicerna anak-anak. Terima kasih" (Anggraeni Kusumadewi, Bandung)
Alhamdulillaah, buku-buku ini begitu cepat terjual. Juga mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan. Berikut ini saya kutipkan beberapa komentar.
"Buku yang simple dan menarik bagi anak saya yang kelas IV SD untuk mencoba"
(Ibu Melly, Bogor)
"Bukunya membuka wawasan saya. Sederhana bahasanya dan disertai contoh. Bukan sulap bukan sihir. Ada alasannya."
(Ibu Nunuk, Tangerang)
"Isinya sangat bagus utk ''mengajak'' anak2 dan siapa saja yang membaca buku itu untuk tahu lebih banyak tentang 'science' dan bisa menjadi pendorong rasa keingintahuan akan hal2 lain tentang pengetahuan alam"
(Bp. M. Taqwan, Jakarta)
" ...dirumah saya disibukkan oleh dua saintist baru. Lumayan repot tapi asyik sekali, anakku yang kedua yang tadinya punya cita cita, jadi juru roti, kelihatannya ikut tertarik dengan sains. He he he bahagiannya lihat mereka begitu bahagia."
(Ibu Melly Kiong, Jakarta)
"Bukunya memang bagus koq. ...Anakku sudah mencarter beberapa percobaan untuk hari Minggu (mamanya cuma bisa nemani hari minggu soalnya), dan ternyata anakku yang SMP juga tertarik. Mudah-mudahan bang Muzi menulis lagi buku lainnya yang menarik dan bermanfaat buat anak-anak"
(Ibu Ikke Soehartina, Jakarta)
"Isinya cukup bagus. Ada terbitan apa lagi?"
(Bp. Setyo Wibowo, Jakarta)
"Alhamdulillah bukunya sudah sampai. trimakasih dan saya sudah baca, isinya tidak meleset dari kesan sebagian besar teman yang sudah menerima."
(Bp. Amirullah, Sorowako)
"Bukunya bagus, anak ane seneng sekali"
(Bp. Bambang Kuswijayanto, BSD)
"Bukunya bagus & mudah dicoba"
(Ibu Sri Handayani, Jakarta)
"Bukunya sangat inspiratif.. .
kita semua langsung mencoba satu persatu.
sementara sang bunda hanya sanggup memberi instruksi dari tempat tidur.
Jadilah kamar bunda berbau cuka, garam, berserakan lilin dan lain-lain...
wah.....seru. ..." (Ibu Ammy, Cimahi)
"Saya menyukai bukunya. Terutama karena ini bukan buku terjemahan sehingga bahasanya mudah dicerna anak-anak. Terima kasih" (Anggraeni Kusumadewi, Bandung)
Langganan:
Postingan (Atom)